Trolling by Epen Paat, Tenggiri, 12Kg & 5,7kg at Bajugan Tolitoli

TFC Team

handline, Epen Paat & Oka at Bajugan Tolitoli

Handline by Wied, Kakap Merah (Bambangan), 12Kg at Kabetan Island Tolitoli

Trolling at Napo Sabong, Kerapuh Macan 10Kg over, by Jack Marshall

Handline by Donal Sondakh at Simatang Island -=- Jenis Ikan Tidak Diketahui, bobot 20Kg over

Putri Pogut & Yudha

Mancing Berpedoman Pada Fasa Bulan

Mancing Berpedoman Pada Fasa Bulan : Menambah Tangkapan Anda !
http://www.moonconnection.com/quickphase/

Setiap pemancing bermimpi untuk mendapat ikan besar ! Apakah mungkin untuk mengetahui sebelumnya kapan kita bisa mendapatkan banyak strike dari ikan yang besar? Berdasarkan riset pribadi dari penulis di sekitar waktu-waktu terbaik untuk mancing, jawabannya adalah YA…!
Ketika penulis mulai tertarik mancing, dia berpendapat bahwa waktu terbaik untuk mancing bisa kapan saja asalkan sesuai dengan jadwal kegiatannya sehari-hari. Penulis mencoba berbagai macam umpan buatan dan alami dengan berbagai macam teknik, Sampai suatu hari, dalam usaha meningkatkan kemahiran mancing, penulis merasa beruntung dengan menemukan apa yang disebut “Solunar Theory” atau mancing berdasarkan fasa bulan (moon-phase). Pada waktu itu, seperti juga kebanyakan pemancing, penulis merasa tidak yakin akan kebenarannya.
Apa yang penulis coba pelajari kelihatan terlalu rumit. Terlalu banyak faktor yang harus diperhatikan, selain itu, pemancingnya juga harus berada pada waktu yang tepat dan lokasi yang tepat jika ingin meningkatkan hasil tangkapannya, Sehingga penulis berpikir apakah harus demikian rumit dan repotnya untuk sekedar menjalankan hobbi mancing? Bisa dikatakan hanya karena sifat keingin-tahuan penulis saja yang kemudian membuatnya menjadi lebih sukses dalam memancing.
Untuk memastikan apakah betul Bulan berpengaruh pada hasil tangkapan, penulis membuat catatan pada setiap trip mancingnya selama 18 bulan. Semua informasi di sekitar fasa bulan (moon-phase), keadan cuaca dan hasil tangkapan dicatat dengan teliti. Apa yang disimpukan menyakinkan penulis bahwa mancing dengan berpedoman fasa bulan dapat diandalkan. Dia juga menemukan bahwa pedoman itu tidak serumit seperti yang dia bayangkan…..
Apa & Bagaimana Pengaruh Fasa Bulan Dalam Mancing ?
Semua pemancing tahu, bahawa waktu mancing terbaik adalah pada saat ikan aktif mencari makan.. Biasanya pada saat matahari terbenam atau matahari terbit. Tapi yang sering terlewatkan adalah periode bulan terbit dan bulan terbenam yang waktunya bisa terjadi setiap waktu (siang atau malam). Sudah lama ditengarai bahwa periode tersebut ditambah lagi dengan fasa bulan (moon-phase) berpengaruh pada aktifitas ikan, misalnya, masa memijah, masa bertelur dan dalam hal ini termasuk juga masanya beraktifitas berburu mangsa.
Dengan mengerti konsep di atas dan kemampuan memprediksi waktu matahari terbit /terbenam dan waktu bulan terbit/terbenam bersamaan dengan prediksi fasa bulan baru/bulan mati (new moon) atau bulan purnama (full moon), kita dapat meningkatkan kemungkinan perolehan ikan pancingan. Tentu saja kalau ikannya masih ada di sana…
Memilih Waktu Mancing Terbaik
Sebenarnya tidak sesulit yang kita bayangkan, masalahnya hanya apakah kita bisa mengetahui dengan persis kapan waktu matahari dan bulan akan terbit atau terbenam.
Ikan akan paling aktif selama 90 menit di sekitar keempat titik waktu tersebut (matahari terbit dan terbenam serta bulan terbit dan terbenam. Artinya 45 menit sebelum dan setelah keempat even harian ini.
Mancing disekitar keempat periode harian ini akan membantu perolehan kita, tapi seandainya kita dapat merencanakan dengan baik waktu mancing kita pada hari-hari sekitar Bulan Baru/Mati atau Bulan Purnama dan memanfaatkan keempat periode waktu di atas, hasilnya pasti akan lebih baik. Jika Anda terpaksa memilih antara Matahari Terbit/Terbenam atau waktu Bulan Terbit/Terbenam, pilih saja waktu Bulan Terbit/Terbenam, karena bulan pengaruhnya lebih besar dari pada matahari.
Semua penggiat berburu mahfum bahwa baik binatang buruan maupun ikan buruan sangat aktif pada menjelang subuh atau magrib – saat matahari terbit/terbenam – tapi aktifitas mereka sewaktu bulan terbit/terbenam kurang terlacak, karena saat bulan terbit/terbenam tidak mengakibatkan perubahan cahaya yang bermakna seperti pada waktu matahari tebit/terbenam. Terbit dan terbenamnya bulan pada fasa bulan baru (new moon) tidak akan kasat mata juga mendung sering menyembunyikan bulan. Tanpa mengetahui prediksi waktu terbit dan terbenam, kedua periode puncak dalam memancing ini akan terlewati setiap harinya…!
Pengaruh-Pengaruh Lainnya
Sewaktu merencanakan mancing berdasarkan fasa bulan ada beberapa hal yang harus diperhitungkan juga’
1. Cuaca
Perubahan cuaca, mempengaruhi kegiatan makan ikan. Tepat sebelum atau sesudah hujan-angin yang besar dan kalau waktu itu kita berada di sana, maka kita akan berpesta besar.
2. Musim
Ikan akan sangat “galak” sewaktu perubahan musim, di negara yang mempunyai empat musim, waktu perubahan dari musim Dingin ke musim Semi atau dari musim Panas ke musim Gugur tercatat sebagai waktu terbaik untuk mancing. Untuk kita di Indonesia, mestinya terjadi di setiap penghujung musim (kering dan hujan) yang (mestinya) terjadi di sekitar September/Oktober dan April/Mei..

Tips Rawat REEL


Siapkan alat - alat sebagai berikut :
1. Air Hangat (Untuk mencuci bagian luar reel)
2. Handuk atau kain ( untuk mengeringkan sisa air cucian reel)
3. Reel Lubricantion (grease dan oli, untuk grease saya biasa pakai Relix reel lube kalau oli pakai oli mesin jahit aja)
4. WD40 bila diperlukan
5. Obeng
Adapun cara-caranya yaitu :

Siapkan alat - alat sebagai berikut :
1. Air Hangat (Untuk mencuci bagian luar reel)
2. Handuk atau kain ( untuk mengeringkan sisa air cucian reel)
3. Reel Lubricantion (grease dan oli, untuk grease saya biasa pakai Relix reel lube kalau oli pakai oli mesin jahit aja)
4. WD40 bila diperlukan
5. Obeng
Adapun cara-caranya yaitu :
1. Basahi aja dengan menyapu bagian luar reel dengan air hangat, jangan dicelupkan. Setelah itu keringkan dengan handuk atau kain sampai kering.
2. Jangan melepas spool dan merendamnya di air, karena air akan masuk ke mekanisme drag dan akan membuat drag jalan abnormal. . waktu mencuci reel justru kencangkan drag agar air tidak masuk ke mekanisme drag. Drag di reel ada 2 tipe, drag kering dan drag basah, drag kering biasanya real washer cuma 2-3 biji dan semua washernya mesti bener2 kering dari apapun. kalo metal washernya lebih dari 3 biasanya pake drag basah, artinya ada oli di washer2nya. nah ini ga boleh salah kaprah... drag kering dikasih oli akan jadi mlorot ga bisa ngerem dragnya, drag basah ga dikasih oli, drag akan mengunci kalo dikerasin dikit aja. nah.. drag2 ini kalo kena air jadi ga karuan jalannya. kalo mau tau ya dicoba aja sendiri.

3. Lubrikasi reel, ada 2 jenis lubricant yaitu grease sama oil, grease itu fat, kental kaya mentega, oil ya oli... bentuknya cair. Bagian2 mana dari reel yang pake oil dan mana yang pake grease? Semua bearing pake oil bukan grease, semua gear pake grease bukan oil. Khusus untuk mekanisme oneway roller bearing jangan sekali2 dikasih grease apalagi berlebihan, roller bearing di tahan oleh per yang kecil2 sekali, kira2 1/5 dari diameter per ballpoint dengan kelenturan yang tinggi, kalo per2 ini kena grease, suka macet dan bikin rollernya ga mau main, alhasil oneway roller suka ga bekerja dan reel bisa terputar balik.. Jangan kasih grease terlalu banyak di area pinion gear ato gigi nanas, bukannya reel jadi lancar malah jadi seret ga karuan. Kasih grease secukupnya saja... Kasih perhatian sama line roller, itu mekanisme penggulung kenur di bail arm, suka orang lupa kalo disitu ada bearingnya juga.

4. Setiap beberapa kali trip, selalu buka mekanisme oneway bearing dengan melepas rotor terlebih dahulu, bagian ini sering terkumpul garam, walaupun reel selalu dicuci waktu habis mancing.

5. Tips untuk overhaul reel, bongkar semua bagian reel tanpa terkecuali. Ingat2 posisi semua part dengan mencatatnya atau letakkan di wadah2 plastik untuk masing2 bagian. Jangan lupa posisinya nanti ga bisa balikin lagi repot jadinya. Biasanya dalam box reel ada exploded diagram (gambar bagian2 parts dari reel berikut nomer serinya), gunakan diagram ini. Cuci semua bagian reel dengan WD40, pake kuas kecil untuk bagian2 yang sulit. Hilangkan semua bekas2 grease yang biasanya sudah berwarna coklat dan hitam. Kalao semua sudah bersih, pasang kembali dan berikan grease dan oli yang baru... reel anda pasti jauh lebih halus suaranya.... dijamin!

6. Di stella, kalo rotornya dibuka, ada karet lingkaran warna crem bentuknya seperti seal, ini sebetulnya bukan seal, tapi berfungsi untuk menahan rotor waktu bail arm dibuka, coba rasakan, kalo bail arm dibuka rotor pasti jadi seret jalannya, karena ada semacam kait yang akan menempel di lingkaran karet seperti seal ini. Karet ini jangan dicuci pake WD40, bisa melar ga karuan...

7. Untuk ultegra keatas sampe dengan stella, jangan membuka worm shaft dengan membuka penahannya yang berada di belakang reel... mekanisme ini bisa dicuci bersih pake WD40 dan kuas tanpa harus dibongkar... kalo anda bongkar worm shaftnya... anda akan kesulitan memasangnya kembali... this is really pain in the ass... menyebalkan.

8. Kalo anda ga brani bongkar2 reel sendiri, bawa aja ke dealer ato tukang servis . Yang jelas reel mau mahal kaya apa tetep aja harus di overhaul sekali waktu untuk memberi lubricant yang baru, Mobil aja tiap 2000-3000km ganti oli kan? Reel yang penampilannya mulus belum tentu jeroannya mulus juga.

9. Kalo ga mau repot2 ngerawat alat pancing ya jangan beli alat pancing. hahaha....

GPS

Global Positioning System
AKHIR-akhir ini semakin sering kita dengar kata GPS, singkatan dari Global Positioning System, sistem navigasi berbasis satelit yang dapat memandu pemakainya di mana pun mereka berada di muka bumi ini selama mereka dapat menatap langit. Perangkat GPS memberikan informasi yang akurat terhadap lintang, bujur, ketinggian, dan waktu atom sehingga kita dapat mengetahui koordinat setiap area di muka bumi ini, mengetahui arah kita bergerak, mengetahui kecepatan kita bergerak, dan sebagainya dalam segala cuaca, siang maupun malam, tanpa henti. Menakjubkan! Apalagi semua informasi tersebut ternyata bisa diperoleh tanpa biaya, kecuali biaya membeli perangkat GPS dan peta digitalnya. AKHIR-akhir ini semakin sering kita dengar kata GPS, singkatan dari Global Positioning System, sistem navigasi berbasis satelit yang dapat memandu pemakainya di mana pun mereka berada di muka bumi ini selama mereka dapat menatap langit. Perangkat GPS memberikan informasi yang akurat terhadap lintang, bujur, ketinggian, dan waktu atom sehingga kita dapat mengetahui koordinat setiap area di muka bumi ini, mengetahui arah kita bergerak, mengetahui kecepatan kita bergerak, dan sebagainya dalam segala cuaca, siang maupun malam, tanpa henti. Menakjubkan! Apalagi semua informasi tersebut ternyata bisa diperoleh tanpa biaya, kecuali biaya membeli perangkat GPS dan peta digitalnya. Dengan muncul teknologi GPS, manusia melakukan navigasi dengan bantuan landmark (tanda-tanda fisik sekitar lokasi) atau menghitung berdasarkan posisi Bintang, Bulan, dan Matahari. Dengan hadirnya GPS, maka pertanyaan "di mana kita saat ini?" atau "ke mana kita harus menuju?" dapat dijawab dengan cepat dan mudah. Sejarah GPS dimulai dari awal tahun 1960-an saat Departemen Pertahanan (Dephan) Amerika Serikat merasa perlu memiliki sistem navigasi yang akurat, dapat berfungsi secara global, dalam segala cuaca, dan tersedia setiap saat. Berbagai pendekatan dan teknologi diuji coba sampai akhirnya pada akhir tahun 1973 Dephan AS menyetujui pelaksanaan uji coba satelit Navstar yang menjadi generasi pertama dari satelit GPS. Hingga tahun 1983, masa pemerintahan Presiden Ronald Reagan mengizinkan penggunaan GPS untuk pesawat sipil setelah terjadi insiden penembakan pesawat Korean Airlines, penerbangan 007 yang dianggap "nyasar" melintasi perbatasan Uni Soviet. Sejak saat itu, GPS mulai disiapkan untuk dipergunakan oleh kalangan sipil secara internasional, terutama untuk kalangan penerbangan dan kelautan. Lonjakan pesat industri GPS pertama terjadi di tahun 1991 saat terjadinya Perang Teluk. Pada saat itu, Pentagon memesan 10.000 unit dan 3.000 unit perangkat GPS nonmiliter dari Trimble Navigation dan Magellan Systems. Pada perkembangan selanjutnya, perangkat GPS terus dikembangkan semakin baik, andal, dan terjangkau harganya. Peralatan GPS Komponen utama GPS adalah 24 satelit Navstar buatan Rockwell International yang masing-masing seukuran mobil besar seberat 950 kg. Setiap satelit yang berada di ketinggian 18.700.00 km dari permukaan Bumi berputar mengelilingi Bumi setiap 12 jam dengan formasi dan lintasan berpresisi tinggi. Satelit memancarkan informasi posisi dan waktu dalam satuan sepermiliar detik melalui gelombang radio digital bertenaga rendah sekitar 20-50 watt pada frekuensi L1, L2, dan lainnya. Gelombang ini memancar secara line-of-sight dalam arti dapat menembus awan, kaca, plastik, tetapi tak dapat menembus benda padat maupun lapisan/partikel logam. Inilah yang menyebabkan perangkat GPS tak berfungsi bila terhalang dari pandangan ke langit. Cara kerja tersebut di atas mensyaratkan satelit dan perangkat GPS memiliki jam (clock) dengan presisi sangat tinggi. Setiap satelit mempunyai 4 (empat) jam atom (atomic clocks) yang merupakan alat pencatat waktu paling akurat yang pernah dibuat. Selain itu, lintasan dan posisi setiap satelit harus terjaga dengan baik. Dephan AS memantau setiap satelit dengan saksama, mengukur kecepatan, posisi, dan ketinggian secara sangat akurat. Informasi tersebut dikirim kembali ke setiap satelit untuk dipancarkan bersama informasi jam ke perangkat GPS. Hasilnya, perangkat GPS mampu memberikan koordinat bagi seluruh lokasi di muka bumi ini dengan penyimpangan antara 4-9 meter saja. Umumnya, perangkat GPS dibuat untuk dapat dimanfaatkan secara stand alone. Beberapa di antaranya dibuat sangat spesifik sesuai dengan penggunaannya, seperti GPS untuk mencari dan menandai lokasi ikan (fish finder), atau GPS untuk memandu pukulan pada permainan golf, atau GPS yang digabung dengan alat komunikasi (transceiver atau telepon seluler), dan lain-lain. Apa pun perangkat GPS yang kita miliki, pastikan bahwa kita juga memiliki peta digital GPS (digital/electronic map). Tanpa peta digital, perangkat GPS hanya akan menampilkan cursor atau pointer yang "berlalu-lalang" di layar. Walaupun demikian, tanpa peta digital, perangkat GPS masih bermanfaat untuk mengetahui jejak (tracks) yang telah dilalui, berapa jarak yang telah ditempuh, berapa kecepatan maksimal dan rata-rata, berapa lama berjalan dan berhenti, dan sebagainya. Peta digital GPS dapat "disuntikkan" atau dimuat ke data card atau ke perangkat GPS sehingga makin banyak manfaat bisa diperoleh. Namun, besarnya manfaat sangat bergantung kepada akurasi dan kelengkapan informasi dalam peta digital tersebut. Peta digital untuk Indonesia umumnya dibuat oleh perorangan sehingga masih banyak daerah "tidak terpetakan" dan sangat minim informasi di dalamnya. Banyak manfaat yang dirasakan dari perangkat GPS. Bila kita berada di luar kota atau di daerah yang tidak kita kenal, jelas GPS sangat membantu menghindari salah jalan, memudahkan menemukan lokasi tujuan, dan menyimpan tempat-tempat tujuan penting (yang disebut sebagai waypoint dalam istilah GPS). Kita bisa menghindari "kenakalan" sopir taksi yang tahu bahwa kita pendatang baru. Bagi kaum pria, perangkat GPS membantu mengatasi masalah enggan bertanya sehingga pepatah "malu bertanya, sesat dijalan" tidak berlaku lagi. NusaMap Dari berbagai solusi GPS yang tersedia saat ini, NusaMap merupakan salah satu yang paling menonjol dan merupakan karya orang Indonesia yang patut dibanggakan. NusaMap merupakan aplikasi peta digital yang canggih dan serba bisa. Untuk menggunakan NusaMap, diperlukan satu PDA PocketPC disertai satu perangkat GPS (Bluetooth GPS, atau CompactFlash GPS, atau GPS yang dilengkapi kabel serial ke PocketPC). Peta digital NusaMap mencakup Jawa-Bali, yang meliputi berbagai kota besar seperti Bali, Bandung, Bekasi, Bogor, Cirebon, Denpasar, Depok, Jakarta, Kuta, Malang, Nusa Dua, Semarang, Singaraja, Surakarta, Surabaya, Tangerang, dan Yogyakarta. Di dalamnya terdapat pula informasi lokasi POI yang dikategorikan dalam kelompok, bandara, stasiun kereta api, terminal, pelabuhan, hotel dan resort, restoran, lokasi turisme, lapangan golf, pertokoan, pasar, pom bensin, kantor polisi, rumah sakit, kantor pos, gedung perkantoran, apartemen, wali kota, dan universitas. Begitu melihat isi NusaMap, kita bisa kagum atas banyaknya detail dan informasi yang ada. Bisa dibayangkan banyaknya kerja keras yang dicurahkan ke dalamnya. Walaupun NusaMap dapat dipakai secara stand-alone untuk melihat-lihat peta, akan jauh lebih bermanfaat bila dipasangkan dengan perangkat GPS. Perangkat GPS membantu memplot secara real time posisi setiap saat pada peta NusaMap. Salah satu fitur yang tampak sederhana, tetapi berimplikasi besar, adalah digunakannya standar ASCII atau plain text file untuk menyimpan data waypoint. Masalah klasik yang dihadapi pada perangkat GPS adalah mengelola data waypoint mengingat adanya keterbatasan memory dan kesulitan pencarian. Data NusaMap berbentuk plain text memudahkan kita untuk menyimpan dan kemudian menemukan kembali waypoint tertentu dengan menggunakan fasilitas Search di PocketPC maupun di PC. Informasi waypoint juga dapat di cut & paste untuk dikirim via SMS atau e-mail kepada yang membutuhkan. Untuk penggunaan lebih advanced, NusaMap memberikan pula fasilitas remote tracking. Dengan memasang perangkat GPS+GSM pada kendaraan, pemakai NusaMap dapat mengirim SMS permohonan info lokasi ke kendaraan tersebut, yang akan langsung dijawab secara otomatis sehingga lokasi kendaraan dapat ditampilkan seketika pada peta digital NusaMap yang ada pada kita. Prospek GPS sangat cerah di masa yang akan datang. Meluasnya pasar diharapkan akan menurunkan harga perangkat GPS. Seperti PDA dan telepon seluler, perangkat GPS tidak akan dianggap sebagai barang mewah lagi. Tidak lama lagi GPS akan menjadi kelengkapan standar pada kendaraan bermotor. Peta digital juga akan semakin lengkap informasinya sehingga perangkat navigasi dapat memberikan petunjuk rute terdekat (atau tercepat) secara interaktif dan dengan akurasi tinggi